Wednesday, December 29, 2010

Selamat datang 2011! :)


 




Menunggu itu tidaklah membosankan kalau diisi dengan kegiatan yang menyita energi. Dimana kegiatan yang dilakukan mengikutsertakan semua organ-organ tubuh untuk bekerja. Catat. Semua organ tubuh. Ini berarti tidak hanya fisik saja yang mengeluarkan energi. Baiknya, otak dan hati pun saling bersinergi ikut mengeluarkan energi. Kalau tidak percuma saja. Karena rasanya tidak akan seimbang. Fisik lelah, tapi jiwa tidak lelah. Atau malah, fisik tidak lelah, tapi jiwa yang lelah. Atau fisik dan jiwa sama-sama tidak terlampau lelah, atau malah mungkin kelewat lelah. Kamu tengah ada dalam kondisi yang mana?

Kalau saya-detik dimana saya mengetik rangkaian kalimat ini-dalam kondisi fisik tidak lelah, tapi jiwa yang lelah. Fisik jelas tidak seberapa lelah. Karena sebulan terakhir ini saya tengah menikmati libur.

Libur, bukanlah liburan. Beda. Libur itu menikmati waktu senggang namun belum tentu keluar rumah. Tapi kalau liburan lain cerita. Liburan bermakna menikmati hari libur untuk keluar rumah. Sudah sebulan terakhir ini-tepatnya per 1 Desember 2010-saya memiliki waktu luang yang jauh lebih banyak. Mengapa? Jawabannya, karena saya telah mengundurkan diri dari sebuah media online dimana saya telah bekerja selama kurang lebih 1,5 tahun. Mengundurkan diri sebagai Jurnalis atau Reporter atau garis besarnya Wartawan. Mengapa? Begitu banyak alasan dan pertimbangan yang pada akhirnya membulatkan tekad saya untuk mengambil langkah tersebut. Walaupun tak bisa dipungkiri. Bekerja sebagai Jurnalis merupakan pekerjaan yang saya cintai. Tapi, cinta tak harus selalu untuk "dijalani" dan "dimiliki" bukan? :)

Kecintaan saya pada dunia tulis menulis tetap ada. Masih terus mengalir dalam setiap hela nafas ini. Namun, kecintaan saya ini tak lagi diaplikasikan dengan bekerja menjadi seorang Jurnalis. Saya memilih untuk berhenti dalam konteks profesi. Tidak dalam konteks hobi. Hobi menulis yang saya miliki akan terus tetap hidup. Meski saya telah bekerja untuk profesi lain sekalipun.

Libur sebulan ini saya isi dengan banyak kegiatan. Dari mulai masak-memasak, olahraga, bisnis kecil-kecilan, sampai maen ke rumah tetangga, hehehe.. Hanya seputar itu. Jujur, semua aktivitas itu tidak terlalu membuat fisik ini lelah. Fisik ini lebih lelah ketika bekerja menjadi seorang Jurnalis. Jauh amat lelah pada saat itu. Tapi bedanya, jiwa saya saat itu tidak kelewat lelah. Jiwa dalam konteks tertentu. Dan mungkin kamu tahu apa yang saya maksudkan disini. 

Ketika jiwa ini tidak "dipaksa" untuk ikut lelah dengan aktivitas fisik. Maka yang akan terjadi jiwa akan mengembara tak tentu arah. Itu yang tengah saya rasakan. Jiwa saya masih belum sehat betul. Rasanya masih sakit dengan banyak luka yang belum mengering.

Bilang saya lebay. Sebut saya cengeng dan amat sangat lemah. Memang itulah sebagian karakter diri ini bila berhadapan dengan urusan hati. Hati yang menjadi tempat bermuara macam-macam rasa untuk tumbuh, berkembang, hidup, kemudian mati.

Sayangnya, ada rasa yang masih (terus) hidup tanpa saya ketahui kapan rasa itu mati. Yaitu sebentuk cinta. Cinta yang bila orang melihat kasat mata akan menyebut saya semena-mena dengan kata gila, tak masuk akal, memprihatinkan, menyedihkan, atau membuang-buang waktu, mungkin.

Saya tak perduli dengan penilaian-penilaian tersebut. Saya lebih peduli dengan hati ini. Bagaimana saya bisa membuat hati ini sehat kembali, seperti sediakala. Dan itu butuh usaha keras. Saya paham benar akan hal ini. 

So, saya masih sabar menunggu datangnya hari di 2011. Hari berbeda dengan tahun yang tak lagi sama. Hari dimana saya masih punya segudang mimpi untuk diwujudkan. Hari dimana saya ingin berkaca dan melihat sosok perempuan yang sehat jiwa maupun raga. Sosok perempuan yang fisik dan jiwanya tidak terlampau lelah. Sosok perempuan yang sudah lama hilang terbunuh oleh cinta. Sosok perempuan pemberani yang berjuang mati-matian untuk segudang mimpi yang dimilikinya.

Selamat datang 2011! :)

1 comments:

The Tiger said...

Semoga di tahun 2011, terjadi keseimbangan diri yang lebih baik, semoga langkah2 untuk mewujudkan semua impian menjadi lebih mudah. Amiin.